ACEH JAYA – Perhatian terhadap kesehatan masyarakat lanjut usia semakin menjadi fokus di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Aceh Jaya. Salah satu langkah nyata terlihat dalam kegiatan peluncuran program Siap Jaga Kesehatan Lansia di Gampong bersama Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dilaksanakan di Desa Tuwi Kareung, Kecamatan Panga, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini berlangsung di tengah suasana kebersamaan antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta masyarakat setempat. Sekitar 80 orang hadir dalam acara tersebut, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program yang berfokus pada kesehatan para lansia.
Program yang diperkenalkan kepada masyarakat ini dikenal dengan nama “Sigap Manis”, sebuah inisiatif yang mendorong masyarakat, terutama keluarga dan lingkungan sekitar, untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan para lanjut usia. Peluncuran program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi lansia di tingkat desa.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan di Kecamatan Panga. Camat Panga Mawardi, S.Pd., S.D., turut hadir bersama perwakilan dari Koramil Panga yang diwakili oleh Koptu Tatang S, serta perwakilan dari Polsek Panga yaitu Bripka Khairul. Selain itu, Kepala Puskesmas Panga dr. Ferdian juga hadir bersama para tenaga kesehatan yang selama ini aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, seluruh keuchik dari desa-desa di Kecamatan Panga juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para kepala desa ini menjadi bagian penting karena mereka memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan di tingkat gampong.
Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang berlangsung sederhana namun penuh makna. Para peserta yang hadir terlihat mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh perhatian, terutama ketika pembahasan mengenai kesehatan lansia mulai disampaikan oleh para tenaga kesehatan.
Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas Panga dr. Ferdian menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan para lanjut usia. Menurutnya, kelompok lansia merupakan bagian dari masyarakat yang memerlukan perhatian khusus karena rentan terhadap berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan kesehatan lainnya.
Ia menjelaskan bahwa program Prolanis merupakan salah satu upaya yang telah lama dijalankan untuk membantu masyarakat dalam mengelola penyakit kronis secara lebih baik. Melalui pendekatan yang lebih terstruktur, masyarakat dapat memperoleh pemantauan kesehatan secara berkala serta mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat.
Salah satu sesi yang cukup menarik perhatian peserta adalah paparan mengenai program “Sigap Manis” yang disampaikan oleh dr. Kaidir. Dalam penjelasannya, program ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menjaga kesehatan lansia, baik melalui pemeriksaan kesehatan rutin, pola makan yang sehat, maupun aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi usia.
Ia juga menyoroti bahwa peran keluarga sangat penting dalam menjaga kesehatan para lansia. Dukungan dari anak, cucu, maupun anggota keluarga lainnya dapat memberikan dampak besar terhadap kualitas hidup para orang tua yang telah memasuki usia lanjut.
Selain memberikan edukasi, program ini juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan kesehatan yang diselenggarakan di desa. Dengan demikian, para lansia tidak merasa sendirian dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan yang mereka alami.
Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman atau MoU oleh unsur pimpinan kecamatan (Muspika) Panga. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, serta pihak kesehatan dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan bagi lansia.
Komitmen bersama ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis semata, tetapi juga melibatkan berbagai pihak di tingkat pemerintahan dan masyarakat.
Bagi masyarakat Desa Tuwi Kareung, peluncuran program ini membawa harapan baru bagi peningkatan kualitas kesehatan para lansia. Banyak warga yang merasa bahwa program seperti ini sangat dibutuhkan, terutama untuk membantu para orang tua agar tetap sehat dan aktif di usia lanjut.
Di berbagai daerah, jumlah penduduk lansia terus mengalami peningkatan. Hal ini membuat perhatian terhadap kesehatan kelompok usia tersebut menjadi semakin penting. Tanpa dukungan yang memadai, para lansia berisiko menghadapi berbagai masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka.
Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat juga mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Edukasi mengenai pola hidup sehat tidak hanya bermanfaat bagi lansia, tetapi juga bagi seluruh anggota masyarakat.
Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini juga menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat memerlukan kerja sama yang kuat. Pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan peduli terhadap sesama.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat tertib dan penuh kebersamaan. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias hingga acara berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Tidak sedikit warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan tenaga kesehatan mengenai kondisi kesehatan mereka maupun anggota keluarga yang sudah lanjut usia.
Peluncuran program Siap Jaga Kesehatan Lansia di Gampong bersama Prolanis ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi berbagai kegiatan kesehatan lainnya di Kecamatan Panga. Dengan adanya perhatian yang lebih besar terhadap kelompok lansia, masyarakat berharap para orang tua dapat menjalani masa tua dengan kondisi yang lebih sehat, aktif, dan tetap merasa dihargai dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat.(0114).
