Bengkulu Selatan – Proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang terletak di Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada Rabu, 22 April 2026, kegiatan ini telah mencapai tahap pengecoran pondasi jembatan.
Pelaksanaan proyek ini dilakukan dengan melibatkan anggota Babinsa dan masyarakat setempat, menunjukkan kolaborasi yang erat antara TNI dan warga. Komitmen masyarakat terhadap pembangunan jembatan gantung ini terlihat dari dukungan aktif mereka selama proses berlangsung.
Danramil 408-05/Manna, Kapten Inf Edy Setiawan, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan salah satu wujud nyata dari dedikasi TNI dalam membantu masyarakat, terutama dalam menyediakan akses transportasi yang lebih aman dan layak. “Progres fisik pembangunan jembatan gantung perintis Garuda ini berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan,” ungkap Danramil.
Selain sebagai infrastruktur, pembangunan jembatan gantung ini juga mencerminkan kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di daerah terpencil yang membutuhkan akses penyeberangan yang lebih aman. Danramil menambahkan, “Sinergi antara personel TNI, teknisi, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan ini. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.”
