Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, telah menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat dalam mendapatkan sistem transportasi yang lebih baik. Proyek ini merupakan hasil dari program Karya Bhakti yang dilaksanakan oleh Kodim 1607/Sumbawa, yang resmi dimulai pada akhir Maret 2026 dengan seremoni peletakan batu pertama. Sejak itu, antusiasme warga dan personel TNI telah terlihat melalui proses pemasangan patok pondasi yang dilakukan secara bersama-sama.
Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi aktif masyarakat dalam proyek ini. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kerja sama antara TNI dan masyarakat. Semangat gotong royong yang terlihat mencerminkan komitmen masyarakat untuk mempercepat pembangunan yang berimbas pada kesejahteraan mereka.
Lebih dari sekadar jembatan fisik, proyek ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam aspek ekonomi. Aksesibilitas yang lebih baik akan memangkas waktu tempuh antara wilayah di Desa Gontar, sehingga memperlancar distribusi hasil pertanian menuju pasar. Dengan mempermudah akses menuju pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan Jembatan Garuda turut berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dedikasi TNI AD dalam membangun infrastruktur pedesaan menjadi bukti nyata bahwa kerja sama dan semangat gotong royong dapat menghasilkan perubahan yang signifikan. Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat dan menjadi warisan pembangunan yang bermanfaat bagi generasi mendatang di Kabupaten Sumbawa.
