Sertu Toni Hartanto Memantau Pertumbuhan Tanaman Padi di Desa Suak Pandan

ACEH BARAT Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Sertu Toni Hartanto melaksanakan kegiatan pemantauan pertumbuhan tanaman padi di Desa Suak Pandan, Kecamatan setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan TNI kepada petani, yang bertujuan untuk memastikan kualitas hasil panen sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar terus bersemangat dalam mengelola lahan pertanian mereka, Jumat (13/03/2026).

Dalam kunjungannya, Sertu Toni Hartanto meninjau langsung kondisi sawah, mengecek perkembangan batang padi, serta berdialog dengan para petani mengenai kendala yang dihadapi, mulai dari ketersediaan pupuk, irigasi, hingga serangan hama. Ia menekankan pentingnya perawatan rutin dan penggunaan teknologi pertanian sederhana agar produktivitas padi dapat meningkat.

“Pertanian adalah tulang punggung kehidupan masyarakat desa. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, kita berharap hasil panen tahun ini lebih baik dan mampu mendukung kebutuhan pangan lokal,” ujar Sertu Toni Hartanto saat ditemui di lokasi.

Selain pemantauan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat TNI dengan masyarakat. Kehadiran Sertu Toni Hartanto di tengah sawah memberikan semangat baru bagi para petani, yang merasa didukung penuh dalam usaha mereka menjaga ketahanan pangan.

Kepala Desa Suak Pandan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya bimbingan dari TNI. Kehadiran mereka bukan hanya memberi motivasi, tetapi juga solusi nyata bagi permasalahan yang kami hadapi di lapangan,” ungkapnya.

Program pemantauan pertumbuhan padi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Dengan kerja sama yang erat, Desa Suak Pandan optimis mampu menghasilkan panen yang melimpah dan berkualitas, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan di wilayah Aceh Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *