NAGAN RAYA – Di bawah terik matahari yang terasa menyengat, suasana Ramadhan tidak menyurutkan langkah para prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya. Justru sebaliknya, semangat mereka semakin berkobar saat kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD yang datang langsung meninjau lokasi kegiatan.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Wasev Mabes TNI AD, Kolonel Inf Ahmad Asiz yang didampingi oleh Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto. Bersama rombongan, mereka meninjau secara langsung salah satu sasaran utama pembangunan TMMD, yakni pembukaan badan jalan sepanjang 3.100 meter dengan lebar 6 meter.
Jalan tersebut menjadi urat nadi baru bagi masyarakat karena menghubungkan Desa Ujong Blang dengan Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong. Selama ini akses antar desa tersebut masih terbatas, sehingga pembangunan jalan ini diharapkan mampu membuka konektivitas, memperlancar mobilitas warga, hingga meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Di lokasi kegiatan, para personel Satgas TMMD bersama masyarakat tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Meski dalam kondisi berpuasa, tidak terlihat raut lelah di wajah mereka. Semangat gotong royong justru menjadi energi tersendiri dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan.
Kehadiran Tim Wasev di tengah-tengah kegiatan menjadi penyemangat tambahan bagi para prajurit dan masyarakat yang sedang bekerja. Peninjauan ini juga menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto mengatakan bahwa kunjungan Tim Wasev menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh personel yang tergabung dalam Satgas TMMD.
“Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI AD ini menjadi dorongan semangat bagi kami di lapangan. Meskipun di tengah terik matahari dan suasana bulan Ramadhan, prajurit bersama masyarakat tetap bekerja dengan penuh semangat demi menyelesaikan pembangunan jalan yang nantinya akan menjadi akses penting bagi warga,” ujar Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto.
Ia menambahkan bahwa program TMMD bukan hanya sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui kerja sama yang terjalin erat, berbagai keterbatasan di lapangan dapat diatasi dengan semangat gotong royong.
Pembangunan jalan sepanjang 3,1 kilometer tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat desa, baik dalam sektor pertanian, perdagangan, maupun aktivitas sosial lainnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, program TMMD Ke-127 di Kabupaten Nagan Raya diharapkan mampu menjadi jembatan harapan bagi masyarakat desa menuju kehidupan yang lebih baik.(0116).
