Babinsa Turun ke Desa, Tingkatkan Kemanunggalan dan Dukungan bagi Petani

BOALEMO – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terpancar nyata di Desa Tapa Daa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Pada Senin (23/02/2026), Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1316-04/Botumoito, Praka Dedi Iskandar, turun langsung ke tengah masyarakat untuk membantu proses penggilingan jagung hasil panen warga setempat, Bapak Munir Kamumu.

Kehadiran Babinsa di tengah ladang dan permukiman ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan aksi nyata dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang dimulai dari level desa.

Tanpa canggung, Babinsa Koramil 1316-04/Botumoito berbaur dengan para petani. Di bawah terik matahari, mereka bahu-membahu mengangkat karung-karung jagung dan mengoperasikan mesin giling. Suara deru mesin giling jagung seolah menjadi musik pengiring kerja sama yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk memantau wilayah, tetapi juga untuk merasakan langsung perjuangan para petani kita. Membantu menggiling jagung ini adalah bagian kecil dari upaya kami memastikan bahwa hasil panen warga dapat segera diproses dan memiliki nilai guna,” ujar salah satu personel Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari instruksi komando atas untuk terus memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan. Bagi Koramil 1316-04/Botumoito, ketahanan pangan adalah fondasi dari ketahanan nasional. Dengan terjunnya Babinsa membantu proses pascapanen, diharapkan kendala tenaga kerja di tingkat petani dapat sedikit teratasi.

Langkah ini juga mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat Desa Tapa Daa. Warga merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan pengamanan, tetapi juga bantuan fisik dalam pekerjaan sehari-hari.

Selain aspek ekonomi dan pangan, kegiatan ini menjadi sarana Komunikasi Sosial (Komsos) yang sangat efektif. Sambil bekerja, terjadi dialog hangat antara Babinsa dan warga. Hal ini menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan dan kedekatan emosional (kemanunggalan) antara TNI dan rakyat.

“TNI adalah bagian dari rakyat. Kehadiran kami di Desa Tapa Daa hari ini mempertegas bahwa TNI akan selalu ada untuk membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya.”

Dengan terciptanya komunikasi yang baik, setiap potensi kendala di desa dapat dideteksi lebih dini dan dicarikan solusinya secara bersama-sama. Harapannya, sinergitas seperti ini akan terus terjaga guna menciptakan wilayah yang aman, mandiri secara pangan, dan sejahtera.(1316).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *