Bangli – Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Babinsa dari Desa Tiga, Pelda I Nengah Wendra, melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus memantau proses pembuatan ogoh-ogoh oleh Sekehe Truna Truni di Banjar Temaga.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta memastikan bahwa proses pembuatan ogoh-ogoh berlangsung dengan aman dan tertib. Kehadiran Babinsa di tengah para pemuda diharapkan mampu mendorong semangat dan rasa tanggung jawab dalam menjaga keamanan lingkungan setempat.
Dalam tujuan tersebut, Pelda I Nengah Wendra mengingatkan kepada semua pihak agar selama proses pembuatan dan saat pengarakan ogoh-ogoh nanti, tetap memperhatikan faktor keamanan dan ketertiban. Dia juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan kerja serta menghindari segala tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa dalam berbagai kegiatan masyarakat mencerminkan peran aktif TNI AD dalam mendukung rakyat. “Kami sangat menghargai kreativitas generasi muda dalam melestarikan budaya Bali melalui pembuatan ogoh-ogoh. Kami juga menekankan perlunya menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian acara, serta menjauhi hal-hal yang bisa mengganggu kondusivitas wilayah,” tegas Dandim.
Dia menambahkan, kolaborasi antara aparat kewilayahan, desa adat, dan pemuda sangat krusial untuk menciptakan suasana aman dan damai menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Dengan adanya komunikasi dan pengawasan yang baik, diharapkan serangkaian perayaan Nyepi dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan bermakna.
