MANGGARAI TIMUR – Komitmen TNI dalam mendorong ketahanan pangan nasional terwujud nyata, salah satunya melalui tindakan Sertu Muhamad Ali, anggota Babinsa dari Koramil 1612-04/Elar. Pada hari Jumat, 13 Februari 2026, ia hadir di sawah para petani di Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.
Kehadiran Sertu Muhamad Ali di antara para petani di tengah sinar matahari yang terik memberikan semangat baru. Ia tidak hanya memantau, tetapi juga terjun langsung untuk membantu pencabutan bibit padi yang siap tanam serta membersihkan rumput liar (gulma) yang dapat menghambat pertumbuhan padi.
Selain membersihkan area lahan, Sertu Muhamad Ali juga berkolaborasi dengan para petani untuk memeriksa debit air di sawah. Pengaturan volume air dalam fase awal penanaman sangat penting agar bibit padi dapat tumbuh dengan baik.
“Kami ingin memastikan bahwa proses penanaman ini berjalan sukses. Tidak hanya tanah yang bersih dari gulma, tetapi juga ketersediaan air harus baik agar hasil panen tetap terjaga,” ujarnya saat berada di sawah.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian yang merupakan pilar ekonomi lokal. Sertu Muhamad Ali menekankan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan dukungan moril bagi para petani.
“Sektor pertanian sangat penting bagi masyarakat kami. Kami ada di sini untuk memastikan petani merasa didukung. Dengan pengawalan ini secara terus-menerus, kami optimis hasil panen akan meningkat dan kesejahteraan petani di Nanga Baras akan terangkat,” tambahnya.
Melalui pendekatan yang penuh empati, Babinsa Koramil 1612-04/Elar berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat binaannya. Diharapkan langkah ini dapat memotivasi para petani di Manggarai Timur untuk senantiasa meningkatkan produktivitas pertanian agar lebih maju dan berdaya saing. Aksi nyata ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat adalah kunci menjaga stabilitas dan kedaulatan pangan, mulai dari tingkat desa.
