Oksibil, Pegunungan Bintang — Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) kembali menggelar acara makan bersama gratis untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) setelah mereka pulang sekolah, bertempat di Rumah Makan (RM) Swasembada. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026 ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial yang bersifat humanis, menunjukkan kepedulian nyata guna menumbuhkan semangat belajar serta harapan bagi anak-anak di kawasan perbatasan yang terpencil.
Bagi banyak orang, menikmati makanan gratis mungkin tampak sepele. Namun, bagi anak-anak di daerah pedalaman, satu porsi makanan hangat bisa berarti segalanya—memberikan alasan untuk tersenyum, mengembalikan semangat mereka, dan mendorong untuk terus bermimpi. Di tengah keterbatasan akses serta jauh dari pusat kota, momen kebersamaan ini menghadirkan semangat baru bagi mereka untuk tetap berfokus pada pendidikan.
Meski program makanan bergizi dari pemerintah belum sepenuhnya hadir di seluruh pelosok perbatasan, prajurit TNI, melalui Koops Swasembada dan Satgas Yonif 751/VJS, berusaha untuk memberikan perhatian serta dukungan moral sehingga anak-anak dapat tumbuh lebih sehat dan kuat.
Acara makan bersama ini juga diwarnai dengan permainan tradisional serta materi wawasan kebangsaan yang disampaikan dengan cara menyenangkan, seperti pengenalan terhadap Pancasila dan cinta tanah air. Dengan suasana yang ceria dan hangat, anak-anak tampak antusias menyambut kegiatan positif ini setelah hari belajar mereka.
Dansatgas Yonif 751/VJS Letkol Inf Erwan Harliantoro, S.H.,M.Han., menyatakan bahwa program ini mencerminkan kehadiran TNI tidak hanya dalam mengamankan wilayah, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat, khususnya dalam mendampingi generasi muda di perbatasan. “Kami ingin anak-anak pulang dari sekolah dengan hati yang gembira, semangat untuk belajar semakin tinggi, dan keyakinan bahwa mereka memiliki masa depan yang cerah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pos Kotis Satgas Yonif 751/VJS berharap semakin banyak anak-anak di perbatasan yang termotivasi untuk belajar, membangun rasa percaya diri, serta memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam suasana yang aman, harmonis, dan penuh harapan.
