ACEH BARAT – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan petani, Koptu Usuluddin selaku Babinsa Koramil 09/Samatiga bersama penyuluh pertanian Pak Ade melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat Desa Pucok Loeng, Kecamatan Samatiga. Kegiatan ini difokuskan pada sosialisasi cara pencegahan hama wereng yang kerap menyerang tanaman padi dan menjadi ancaman serius bagi hasil panen, Rabu (04/02/2026).
Koptu Usuluddin menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut serta dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. “Kami hadir untuk mendampingi masyarakat, khususnya petani, agar lebih memahami langkah-langkah pencegahan hama wereng. Dengan pengetahuan yang tepat, diharapkan hasil panen padi dapat meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Ade selaku penyuluh pertanian memberikan penjelasan teknis mengenai ciri-ciri serangan hama wereng, dampak yang ditimbulkan, serta metode pencegahan yang efektif. Beberapa langkah yang disampaikan antara lain penggunaan varietas padi tahan wereng sebagai upaya awal pencegahan, pengaturan pola tanam serempak untuk memutus siklus hidup hama, pemeliharaan kebersihan lahan dengan mengurangi gulma dan tanaman inang, pemanfaatan musuh alami seperti laba-laba dan kepik predator, serta penggunaan pestisida secara bijak dengan dosis yang tepat agar tidak merusak ekosistem.
Masyarakat Desa Pucok Loeng menyambut baik kegiatan ini. Para petani terlihat antusias mengikuti sosialisasi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait kendala yang mereka hadapi di lapangan. Kehadiran Babinsa dan penyuluh pertanian memberikan semangat baru bagi petani untuk lebih disiplin dalam menerapkan metode pencegahan hama.
Kegiatan komsos ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, Babinsa berupaya membangun rasa kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Samatiga. “Kami berharap komunikasi yang baik ini terus berlanjut sehingga petani merasa didampingi dan tidak sendirian menghadapi tantangan pertanian,” tambah Koptu Usuluddin.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Pucok Loeng semakin siap menghadapi ancaman hama wereng dan mampu menjaga produktivitas padi sebagai sumber utama pangan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
