Klungkung, Rabu (28/01/2026) – Sinergi antara aparat TNI, Polri, dan pecalang kembali ditunjukkan dalam upacara keagamaan Melasti di Desa Adat Sebunibus, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian tradisi dan kearifan lokal, serta memastikan keamanan selama prosesi upacara.
Sertu Nyoman Dayuh, sebagai Babinsa Sakti, berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas dan pecalang untuk mengawasi dan mengamankan jalannya upacara Melasti yang berlangsung di Pantai Pura Bias Muntig. Menurut Sertu Dayuh, upacara ini merupakan bagian dari rangkaian Ngadegang Ida Batara yang dilaksanakan oleh warga setempat.
Acara tersebut dihadiri oleh ratusan warga masyarakat yang turut memeriahkan prosesi dengan membawa tiga kendaraan pick up dan satu truk berisi banten, gong, serta perlengkapan upacara. Untuk menghindari kemacetan, para pemedek menggunakan kendaraan roda dua.
“Pengawalan ini sangat penting, terutama di jalur padat yang dilalui. Kami berkomitmen untuk memastikan semua berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Sertu Dayuh. Keberadaan TNI dalam acara ini bukan hanya sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral terhadap pelestarian tradisi adat yang ada di masyarakat.
Upacara Melasti tidak hanya berfungsi sebagai penyucian diri, tetapi juga berkaitan erat dengan upaya menjaga keharmonisan alam dan keseimbangan spiritual. Keterlibatan TNI dalam event ini semakin mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk beribadah.
