Nabire – Acara pengukuhan Kepala Suku Mee di Provinsi Papua Tengah berlangsung meriah dan khidmat pada Rabu, 28 Januari 2026. Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto, turut hadir dalam momen bersejarah ini untuk menunjukkan dukungannya terhadap adat dan budaya lokal. Kehadiran Dandim tidak hanya sekedar formalitas, tetapi mencerminkan sinergi antara TNI Angkatan Darat dan masyarakat adat setempat.
Acara yang diadakan di Balai Adat tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan dari pemerintah daerah. Pengukuhan yang berlangsung dalam suasana sakral ini ditandai dengan penyerahan atribut adat kepada Kepala Suku Mee yang baru, Bapak Melkias Muyapa, S.Ip. Penyerahan ini merupakan simbol legitimasi tanggung jawab dan kepemimpinan dalam menjaga persatuan masyarakat.
Dandim 1705/Nabire, Letkol Dwi Palwanto, menyampaikan selamat kepada Kepala Suku yang baru dan menegaskan pentingnya peran kepemimpinan adat dalam menjaga kearifan lokal serta menciptakan keamanan. ‘Adat dan budaya adalah fondasi besar bagi keharmonisan. Kami siap bekerja sama dengan tokoh adat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,’ ujarnya.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan Kepala Suku Mee dapat lebih optimal dalam membina masyarakat, melestarikan tradisi, serta mendukung pembangunan di Provinsi Papua Tengah. Keberlanjutan komunikasi antara TNI dan masyarakat diharapkan dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
