Manado – Dalam rangka meningkatkan kemampuan bela diri, Kodim 1309/Manado mengadakan uji kenaikan sabuk Pencak Silat Militer (PSM) bagi para prajurit TNI Angkatan Darat. Kegiatan ini berlangsung di Makodim 1309/Manado pada Selasa, 27 Januari 2026. Uji kenaikan sabuk PSM merupakan bagian dari program wajib yang bertujuan untuk memperkuat keterampilan fisik dan mental prajurit.
Pencak Silat Militer mengintegrasikan teknik-teknik pencak silat tradisional dengan elemen-elemen taktis yang dibutuhkan dalam pertempuran jarak dekat. Materi pelajaran PSM dirancang untuk menambah ketahanan fisik dan mental, serta meningkatkan disiplin prajurit dalam menghadapi tantangan yang ada di lapangan.
Ujian ini menguji berbagai aspek, mulai dari teknik dasar, jurus, hingga aplikasi bela diri yang relevan dengan kondisi nyata. Peserta dituntut untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam hal ketepatan gerak, kelincahan, serta penguasaan teknik yang telah ditetapkan oleh panitia.
Dandim 1309/Manado, Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr (Han), menekankan pentingnya Pencak Silat Militer dalam membentuk sosok prajurit yang tidak hanya profesional, tetapi juga siap menghadapi berbagai tantangan yang ada. “Pencak Silat Militer tidak hanya sekadar teknik bela diri, melainkan juga sebagai sarana untuk menumbuhkan disiplin, mental yang tangguh, serta kepercayaan diri prajurit dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kodim 1309/Manado untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme anggotanya.
