Kefamenanu, NTT – Pada hari Jumat, 23 Januari 2025, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 877/Biinmaffo yang terletak di Desa Naiola Timur, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan kesiapan satuan TNI yang bertugas di wilayah perbatasan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte. Mereka disambut hangat oleh Bupati TTU dan jajaran Forkopimda setempat. Setibanya, Menhan langsung menerima laporan dari Komandan Batalyon, Letkol Inf Sandi Hely Wijaya, yang menjelaskan tentang kondisi satuan dan tugas pokok prajurit.
Menhan menekankan pentingnya menjaga kesiapan fisik dan mental prajurit sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara. Dalam arahan kepada prajurit, ia menyampaikan apresiasi atas semangat juang mereka dan mengingatkan bahwa kehadiran mereka di garis perbatasan merupakan tanggung jawab besar dalam menjaga integritas NKRI.
Di sela-sela kunjungan, Menhan juga meninjau dapur makan prajurit untuk memastikan kesejahteraan mereka. “Kesejahteraan prajurit sangat penting untuk menunjang kinerja mereka di lapangan,” ujarnya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan dukungan bagi prajurit yang menjalani tugas berat di perbatasan, sekaligus menegaskan kembali bahwa TNI adalah tentara rakyat yang harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat, menggambarkan dedikasi dan loyalitas prajurit Yon TP 877/Biinmaffo.
