ACEH BARAT – Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., terus menerjunkan puluhan personel dan alat berat guna mengebut pembangunan akses jalan penghubung Desa Jambak–Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Jumat (23/01/2026).
Sebagaimana diwartakan sebelumnya, infrastruktur jalan penghubung antara Desa Jambak dengan Desa Sikundo tersebut putus total akibat tergerus air saat banjir bandang beberapa waktu lalu. Akibatnya, konektivitas transportasi warga menjadi terganggu.
Pengerahan personel dan penerjunan alat berat ini merupakan respons cepat Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., sebagai upaya tindakan tanggap darurat bencana alam yang tidak hanya mengganggu aktivitas sosial masyarakat, namun juga menghambat perputaran roda perekonomian dan mobilitas sektor pertanian.
Dandim mengatakan bahwa fokus pekerjaan saat ini adalah pembuatan tanggul pengalihan aliran air sungai serta stripping atau pengerukan dan penimbunan tanah bercampur kerikil guna membentuk badan jalan baru.
“Aksi tanggap cepat ini merupakan wujud nyata keseriusan dan kesiapsiagaan TNI AD dalam membangun dan memperbaiki sarana publik yang rusak akibat terdampak bencana alam. Sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, instansi terkait, dan masyarakat menunjukkan kuatnya kebersamaan serta kolaborasi dalam melakukan pemulihan. Sedangkan penerjunan alat berat bertujuan untuk mempercepat proses pengerjaan agar menghasilkan jalan yang kokoh dan berkualitas maksimal,” terang Dandim.
Kemudian, Dandim menegaskan akan terus memerintahkan personel untuk bekerja keras dan tanpa mengenal rasa lelah agar pembangunan jalan cepat terealisasi sehingga sesegera mungkin dapat dipergunakan dan dinikmati oleh masyarakat.(0105).
