Dedikasi Babinsa di Tengah Hujan: Jaga Keselamatan Upacara Keagamaan di Nusa Penida

Klungkung, 21 Januari 2026 – Di tengah rintik gerimis yang mengguyur, Serka Hamid, Babinsa Kutampi Kaler dari Koramil 1610-04/Nusa Penida, menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam menjaga kelancaran upacara keagamaan di Desa Adat Kutampi. Bersama Bhabinkamtibmas dan pecalang, ia mengawal persembahyangan dan sesolahan Sang Hyang Jaran, sebuah ritual tradisional yang digelar di perempatan Desa Adat Kutampi.

Kegiatan tersebut berlangsung malam ini dan menjadi momen penting untuk masyarakat setempat. Sang Hyang Jaran merupakan tarian sakral yang dilakukan sebagai bagian dari ritual penolak bala, bertujuan untuk menetralisir energi negatif serta menjaga kesucian desa. Serka Hamid menjelaskan, “Kegiatan ini adalah tradisi yang diwariskan oleh leluhur, dan berfungsi untuk menjaga keseimbangan antara alam dan spiritual.”

Kehadiran Babinsa dalam acara ini bukan hanya sekedar memberikan rasa aman, tetapi sebagai bukti bahwa mereka berkomitmen untuk mendukung setiap kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pelestarian adat dan budaya. Dalam wawancaranya, Serka Hamid menambahkan, “Kami, sebagai Babinsa, senantiasa siap hadir untuk masyarakat dalam kondisi apapun. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keselarasan antara tugas kami dengan kearifan lokal yang ada.”

Upacara yang dihadiri oleh warga setempat ini tidak hanya menggambarkan kekuatan tradisi yang ada, tetapi juga menegaskan peran penting Babinsa dalam menjaga keamanan dan kebudayaan di wilayah Nusa Penida. Masyarakat sangat menghargai kehadiran pihak keamanan dalam menjamin kelancaran acara sakral tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *