Merauke – Panglima Kodam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., memimpin Upacara Pelepasan Satgas Yonif 757/Ghupta Vira dalam rangka pemberangkatan Latihan Pratugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile TA 2026, yang dilaksanakan di Mako Yonif 757/GV, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Kamis (15/1/2026).
Upacara pelepasan tersebut menandai dimulainya tahapan pembinaan kesiapan operasional Satgas Yonif 757/GV sebelum melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan RI–PNG. Pangdam XXIV/MT menegaskan bahwa tugas operasi merupakan kehormatan tertinggi sekaligus amanah negara yang harus dilaksanakan dengan penuh disiplin, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab.
Dalam amanatnya, Pangdam menekankan pentingnya keselamatan personel, soliditas satuan, serta kepatuhan terhadap prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan operasi sangat ditentukan oleh kewaspadaan, perencanaan yang matang, serta kemampuan prajurit untuk saling mengingatkan dalam satu ikatan kebersamaan.
Pangdam juga menegaskan bahwa Latihan Pratugas yang akan dilaksanakan merupakan fase penting untuk memantapkan kemampuan, membulatkan kesiapan tempur, serta membangun jiwa korsa dan mental prajurit sebelum memasuki daerah operasi yang sesungguhnya.
Selain kepada prajurit, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Yonif 757/GV, khususnya para istri dan keluarga yang ditinggalkan, atas dukungan dan doa yang menjadi kekuatan moral bagi prajurit dalam melaksanakan tugas negara.
Upacara pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto ( Kasdam XXIV/MT), Brigjen TNI Mustakim, S.I.P., M.Si., (Danrem 174/ATW), para Asisten Kasdam XXIV/MT, Danbrigif TP 83/Bugodi, Dandim 1707/Merauke, para Danyon jajaran, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXIV/Mandala Trikora Ny. Dian Lucky Avianto beserta pengurus.
Dengan dilaksanakannya upacara pelepasan ini, Satgas Yonif 757/GV dinyatakan siap mengikuti Latihan Pratugas sebagai bagian dari kesiapan penugasan Operasi Pamtas RI–PNG Mobile TA 2026 guna menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
