TNI Segera Selesaikan Jembatan Darurat di Desa Panton, Akses Warga Kembali Terbuka

Aceh Utara – Dalam upaya cepat memulihkan akses transportasi setelah bencana banjir, Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pembangunan jembatan Bailey darurat di Jalan Cot Poto, Desa Panton, Kecamatan Nisam pada hari Senin, 29 Desember 2025. Pembangunan jembatan ini melibatkan sekitar 39 personel dari dua satuan yaitu Yonzipur 4 dan Denzipur 3 yang bergotong royong di lapangan, dengan pengawasan langsung oleh Koramil 23/Nisam.

Jembatan Bailey ini memiliki peran penting untuk menghubungkan Desa Paloh Mampre dan Desa Meunasah Alue dengan Desa Semirah, mempercepat mobilitas warga yang sempat terputus akibat banjir. Proyek ini menunjukkan semangat kolaborasi antara TNI dan masyarakat, di mana para Babinsa juga turut serta mendukung proses pembangunan jembatan di lokasi.

Saat ini, progres pembangunan sudah mencapai 70 persen, dengan struktur baja jembatan berdiri kokoh dan terus mengalami penyempurnaan demi keselamatan pengguna. Keberadaan jembatan ini sangat dinantikan oleh warga yang sebelumnya terisolasi, mereka merasa lega dengan respons cepat dari TNI yang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi mereka.

Danramil 23/Nisam memberikan pernyataan bahwa jembatan Bailey darurat ini merupakan salah satu bentuk dukungan TNI dalam upaya pemulihan infrastruktur pascabencana. “Kami akan berusaha secepat mungkin agar akses masyarakat Desa Panton dapat kembali normal, sehingga aktivitas sehari-hari mereka tidak terganggu lagi,” ujarnya. Tindakan ini tentunya mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat yang menanti kembalinya kedamaian dan aksesibilitas publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *