Klungkung, Rabu (3/12) – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, Pasiops Kodim 1610/Klungkung, Kapten Inf Ketut Joni, mengambil bagian dalam Forum Group Discussion (FGD) tentang Kajian Resiko Bencana di Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Kori Maharani Villas, Jl. By Pass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Tulikup, Kabupaten Gianyar, dengan dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung, berbagai instansi pemerintah, serta unsur TNI dan Polri.
FGD ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi terkait potensi ancaman bencana, tingkat kerentanan, serta kapasitas daerah dalam menghadapi risiko bencana. Kegiatan dimulai dengan laporan dari Kalaksa BPBD Klungkung, dilanjutkan dengan pemaparan tentang pembaruan Raperda mengenai Dokumen Kajian Risiko Bencana Wilayah Kabupaten Klungkung dari UNDIKSHA.
Kapten Ketut Joni menekankan pentingnya kolaborasi dalam kegiatan ini. “Forum ini merupakan wadah bagi pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengidentifikasi dan mendiskusikan risiko bencana yang mungkin dihadapi,” ujarnya. Ia juga menyatakan komitmen TNI dalam mendukung penanggulangan bencana, khususnya dalam rehabilitasi dan rekonstruksi daerah yang terdampak.
Melalui FGD ini, diharapkan Kolaborasi dan sinergi antara semua pihak dapat semakin kuat, sehingga Kabupaten Klungkung lebih siap dalam menghadapi bencana di masa yang akan datang. Peluang untuk memperbaharui peta bahaya, kerentanan, dan kapasitas juga menjadi fokus utama dalam upaya mitigasi risiko bencana di wilayah tersebut.
