Prajurit TNI Jadikan Pengajaran Mengaji Sebagai Jembatan Hati di Desa Taji

Prajurit TNI Jadikan Pengajaran Mengaji Sebagai Jembatan Hati di Desa Taji

MALANG – Di Dusun Krajan, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, suasana sore itu diwarnai dengan tawa ceria anak-anak yang belajar mengaji. Di tengah kesibukan pembangunan fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Kab. Malang-Batu, para prajurit dari Satgas TMMD menyempatkan diri untuk berbagi ilmu agama dengan anak-anak setempat.

Setelah menyelesaikan pekerjaan berat sepanjang pagi dan siang, para prajurit menyapa anak-anak yang berkumpul di mushola dengan senyuman hangat. Mereka mengenakan seragam rapi dan bertransformasi menjadi pengajar ngaji, dengan telaten mendengarkan bacaan ayat Al-Qur’an sekaligus membimbing anak-anak dalam membaca Iqra.

Kehadiran TNI dalam kegiatan mengaji ini membawa nuansa baru yang hangat dan akrab. Ekspresi bahagia anak-anak Dusun Krajan sangat terlihat ketika mereka berinteraksi dengan tentara yang selama ini mereka lihat bekerja keras membangun infrastruktur desa.

Dansatgas TMMD 130 Kodim 0818/Kab. Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho menyatakan bahwa aktivitas mengajar ngaji tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan mental spiritual sekaligus memperkuat ikatan antara TNI dan masyarakat. “Kegiatan TMMD tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendalami ikatan emosional dengan masyarakat. Pendidikan karakter dan moral bagi anak-anak di Desa Taji adalah investasi yang sangat penting untuk masa depan,” ujarnya.